Detail Katalog
ID: 60229
Ke Mana Harus Melangkah? : Masyarakat, Hutan, dan Perumusan Kebijakan di Indonesia
Edisi: Ed. 1Pengarang
Ida Aju Pradnja Resosudarmo ; Colfer, Carol J Pierce
Penerbit
Yayasan Obor Indonesia,
Tempat Terbit
Jakarta :
Tahun Terbit
2003
Bahasa
ind
Subjek
Hutan Indonesia -- Eksploitasi Hutan
Detail Teknis
Deskripsi Fisik
xxxiv; 515 hlm : ilus ; 24 cm
ISBN
979-461-421-X
Nomor Panggil
634.98 IDA k
Control Number
INLIS000000000021068
BIB ID
0010-0922000020
Catatan
Hutan merupakan habitat atau tempat hidup jenis-jenis flora dan fauna. Wilayah kita terkenal mengandung mega biodiversity, yaitu sebuah wilayah yang mempunyai keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Ini berarti bahwa di negara kita terdapat banyak sekali jenis tumbuhan dan hewan. Dengan kerusakan hutan, habitat bagi berjenis flora dan fauna pun rusak. Sebagian dari jenis itu tidak dapat menyesuaikan diri dengan kerusakan habitatnya atau bermigrasi ke hutan lain. Menyusutnya luas hutan berarti berkurangnya luas habitat mereka. Luasnya dampak kerusakan dan penyusutan luas hutan boleh dikata semua sektor kehidupan kita. Kesehatan, pertanian, perikanan, permukiman, banjir dan kekurangan air serta perekonomian kta semua tidak luput dari dampak itu. Dampak itupun tidak bersifat lokal, melainkan nasional bahkan global. Sungguh jauh jangkauannya. Jangkauan yang amat luas dan jauh elite politik. Karena itu, betapapun sulitnya penanganan kerusakan dan penyusutan hutan, semua pihak harus bersedia memberikan komitmennya. ; Materi pada buku ini: diskursus kebijakan yang berubah dan masyarakat adat 1960-1999, gagasan dan kelembagaan dalam kebijakan perhutanan sosial, tanggung jawab, tanggung gugat dan persatuan nasional dalam tata pemerintahan desa, devolusi dan undang-undang kehutanan baru Indonesia, beragam pandangan mengenai kehutanan masyarakat di Indoensia, mereformasi para reformis di Indonesia Pasca Soeharto, masalah struktural dalam implementasi kebjakan baru kehutanan, tinjauan atas kebijakan sektor perkayuan dan kebijakan terkait lainnya,reformasi konsesi HPH, politik ekonomi subsektor perkebunan kelapa sawit di Indonesia, dampak krisis dan perubahan politik 1997-1999, hutang perusahaan dan sektor kehutanan Indonesia, kebakaran hutan di Indonesia, sepuluh usulan untuk menjelaskan kebakaran di Kalimantan, hutan dan otonomi daerah, dinamika penebangan liar di Indonesia
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Format MARC21 - Total 20 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000021068 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20220905103352 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0922000020 | 3 |
| 007 | _ |
_ |
ta | 4 |
| 008 | _ |
_ |
220905################g##########0#ind## | 5 |
| 100 | _ |
# |
$a Ida Aju Pradnja Resosudarmo | 6 |
| 245 | 1 |
# |
$a Ke Mana Harus Melangkah? : $b Masyarakat, Hutan, dan Perumusan Kebijakan di Indonesia | 7 |
| 250 | # |
# |
$a Ed. 1 | 8 |
| 260 | # |
# |
$a Jakarta :$b Yayasan Obor Indonesia,$c 2003 | 9 |
| 300 | # |
# |
$a xxxiv; 515 hlm : $b ilus ; $c 24 cm | 10 |
| 700 | _ |
# |
$a Colfer, Carol J Pierce | 11 |
| 020 | # |
# |
$a 979-461-421-X | 12 |
| 082 | # |
# |
$a 634.98 | 13 |
| 084 | # |
# |
$a 634.98 IDA k | 14 |
| 650 | # |
4 |
$a Hutan Indonesia | 15 |
| 650 | # |
4 |
$a Eksploitasi Hutan | 16 |
| 520 | # |
# |
$a Hutan merupakan habitat atau tempat hidup jenis-jenis flora dan fauna. Wilayah kita terkenal mengandung mega biodiversity, yaitu sebuah wilayah yang mempunyai keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Ini berarti bahwa di negara kita terdapat banyak sekali jenis tumbuhan dan hewan. Dengan kerusakan hutan, habitat bagi berjenis flora dan fauna pun rusak. Sebagian dari jenis itu tidak dapat menyesuaikan diri dengan kerusakan habitatnya atau bermigrasi ke hutan lain. Menyusutnya luas hutan berarti berkurangnya luas habitat mereka. Luasnya dampak kerusakan dan penyusutan luas hutan boleh dikata semua sektor kehidupan kita. Kesehatan, pertanian, perikanan, permukiman, banjir dan kekurangan air serta perekonomian kta semua tidak luput dari dampak itu. Dampak itupun tidak bersifat lokal, melainkan nasional bahkan global. Sungguh jauh jangkauannya. Jangkauan yang amat luas dan jauh elite politik. Karena itu, betapapun sulitnya penanganan kerusakan dan penyusutan hutan, semua pihak harus bersedia memberikan komitmennya. | 17 |
| 505 | # |
# |
$a Materi pada buku ini: diskursus kebijakan yang berubah dan masyarakat adat 1960-1999, gagasan dan kelembagaan dalam kebijakan perhutanan sosial, tanggung jawab, tanggung gugat dan persatuan nasional dalam tata pemerintahan desa, devolusi dan undang-undang kehutanan baru Indonesia, beragam pandangan mengenai kehutanan masyarakat di Indoensia, mereformasi para reformis di Indonesia Pasca Soeharto, masalah struktural dalam implementasi kebjakan baru kehutanan, tinjauan atas kebijakan sektor perkayuan dan kebijakan terkait lainnya,reformasi konsesi HPH, politik ekonomi subsektor perkebunan kelapa sawit di Indonesia, dampak krisis dan perubahan politik 1997-1999, hutang perusahaan dan sektor kehutanan Indonesia, kebakaran hutan di Indonesia, sepuluh usulan untuk menjelaskan kebakaran di Kalimantan, hutan dan otonomi daerah, dinamika penebangan liar di Indonesia | 18 |
| 856 | # |
# |
$a 600 | 19 |
| 990 | # |
# |
$a 00000037711 | 1 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Pencarian Terkait
Export