=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000006151 =990 ##$$a 9274 =990 ##$$a 9274 =005 20230620012106 =035 ##$$a 0010-012000000006151 =008 230620################g##########0#ind## =245 1#$$a Puisi : $b Teori dan Apresiasi =100 #$$a Herman J Waluyo =260 ##$$a Jakarta :$b Erlangga,$c 1987 =300 ##$$a xiv; 343 hlm : $b Ilus ; $c 23 cm =020 ##$$a - =082 ##$$a 811.01 =520 ##$$a Puisi adalah misteri. Usaha memahami puisi tidak dapat terikat pada salah satu pendekatan saja karena setiap puisi memiliki karakter tersendiri, baik karakter yang ditentukan oleh penyairnya, temanya, nadanya, maupun karakter yang diwarnai oleh kenyataan sejarah pada saat puisi itu diciptakan. Oleh sebab itu, penyair dan kenyataan sejarah tidak dapat dikesampingkan di dalam usaha memahami puisi. Penyair dan kenyataan sejarah pasti turut memberi makna kepada puisi, namun dudah barang tentu puisi itu sendirilah yang menjadi pusat makna yang itama. Oleh sebab itu, dalam buku ini penyair dan kenyataan sejarah menjadi pembantu dalam memahami makna puisi. =520 ##$$a Daftar Bacaan: hlm. 334-335, Indeks: hlm. 337-343 =084 ##$$a 811.01 HER p =650 #4$$a Puisi =856 ##$$a 800 =505 ##$$a Topik yang dibahas: memahami puisi, penyair dan kenyataan sejarah sebagai pemberi makna puisi, struktur fisik puisi sebagai metode pengucapan puisi, struktur batin puisi, macam-macam puisi, contoh pemahaman dan telaah puisi, penyair Indonesia dan karya-karyanya. =990 ##$$a 9274