=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000019445 =990 ##$$a 00000033644 =990 ##$$a 00000033643 =990 ##$$a 00000033643 =990 ##$$a 00000033643 =005 20220105014458 =990 ##$$a 00000033643 =990 ##$$a 00000033644 =990 ##$$a 00000033644 =990 ##$$a 00000033644 =990 ##$$a 00000033645 =990 ##$$a 00000033645 =990 ##$$a 00000033645 =990 ##$$a 00000033645 =035 ##$$a 0010-0122000034 =007 ta =008 220105################g##########0#ind## =020 ##$$a 979-709-015-9 =082 ##$$a 813 =084 ##$$a 813 ABR t =100 #$$a Abrar Yusra =245 1#$$a Tanah Ombak /$c Abrar Yusra =260 ##$$a Jakarta :$b Kompas,$c 2002 =300 ##$$a vi, 318 halaman ; $c 14,5 cm x 21 cm =650 #4$$a Karya Sastra =856 ##$$a 800 =520 ##$$a Novel ini menggambarkan hubungan “istimewa” antara Abim seorang wartawan dengan seorang hostes yang bekerja di sebuah nite club. Awalnya kehadiran Abim ke nite club itu semata-mata untuk memenuhi rasa ingin tahunya mengenai kehidupan malam di kotanya. Dari rasa ingin tahu tersebut, mulai tumbuh semacam empati terhadap salah seorang hostes di nite club itu yang bernama Yasmi. Novel ini dapat dianggap sebagai potret buram kota Padang ketika pengarang membawa kita menelusuri lorong-lorong berliku dan kumuh yang menggambarkan lingkungan tempat tinggal tokoh Yasmi. Keingintahuan Abim yang besar terhadap Yasmi menyeretnya mengunjungi tempat tinggal perempuan itu. Slogan Padang sebagai kota yang bersih, rapi, dan pernah memenangkan hadiah Adipura beberapa kali tidak terbayang sedikitpun saat Abrar menggambarkan lingkungan tempat tinggal tokoh Yasmi. =990 ##$$a 00000033643 =990 ##$$a 00000033644 =990 ##$$a 00000033645