=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000022151 =990 ##$$a 00000042008 =005 20221228024448 =035 ##$$a 0010-1222000046 =007 ta =008 221228################g##########f#ind## =020 ##$$a 978-623-6301-71-5 =082 ##$$a 813 =084 ##$$a 813 AMA e =100 #$$a Amanda S =245 1#$$a Ensi (Love) Pedia : $b Ini Sepenggal Kisah Perjuanganku =250 ##$$a Cetakan I =260 ##$$a Batam :$b Kalana,$c 2021 =300 ##$$a vii; 253 hlm : $b Ilus ; $c 20 cm =650 #4$$a Novel =856 ##$$a 800 =520 ##$$a "Lebih bagus dari sastra, kan, Dik? Bunda yakin kalau Adik sebetulnya mampu." "Tapi aku maunya sastra, Bunda...." "Tapi kalau sastranya nggak mau juga sama Adik, Adik bisa apa?" Skakmat. Kalimat terakhir dari Bunda sebelum beliau meninggalkanku di kamar ini sendiri, mampu membuat sekujur tubuhku membeku. Dua mataku memanas, hanya butuh satu kedip saja untuk anak-anak sungai dari pelupuk mataku ini mengalir deras. Tembok pertahanan yang susah payah ku bangun, kini runtuh perlahan-lahan. Tanganku mengepal kuat, mencoba menahan segala emosi yang meluap-luap. Rasa sesak iitu semakin nyata sampai aku tak mampu lagi berkata.