=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000022577 =005 20230810014725 =035 ##$$a 0010-0623000028 =007 ta =008 230810################g##########0#ind## =020 ##$$a 978-979-756-701-9 =082 ##$$a 352.14 =084 ##$$a 352.14 RAH m =100 #$$a Rahardjo Adisasmita =245 1#$$a Manajemen Pemerintah Daerah =250 ##$$a Ed. 1 =260 ##$$a Yogyakarta :$b Graha Ilmu,$c 2011 =300 ##$$a xiv; 210 hlm : $b Ilus ; $c 23 cm =650 #4$$a Manajemen =650 #4$$a Pemerintah Daerah =504 ##$$a Daftar Pustaka: hlm. 203-206 =505 ##$$a Topik yang dibahas: refromasi, desentralisasi dan otonomi daerah, kepemerintahan yang baik, paradigma baru dan strategi lima "C" dalam manajemen pemerintah daerah, visi, misi dan perencanaan strategik, akuntabilitas sebagai sistem pertanggungjawaban, akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, faktor kunci keberhasilan dan indikator kinerja, pilihan publik dan kebijakan publik, peningkatan otonomi daerah dan pengembangan ekonomi daerah, pemberdayaan masyarakat sebagai strategi pembangunan otonomi daerah, strategi pembiayaan keuangan pemerintah daerah untuk kesejahteraan masyarakat, kemitraan antara pemerintah daerah, swasta dan masyarakat, fungsi pokok manajemen, motivasi dan kepemimpinan, kebijakan dan program pembangunan publik, kriteria untuk menilai kebijakan pemerintah. =520 ##$$a Dalam pelaksanaan otonomi daerah telah diperkenalkan konsep good governance. Pemerintah daerah harus dikelola dengan baik dengan menerapkan asas fundamental transparansi dan akuntabilitas. Setiap pemerintah daerah memiliki visi dan misi. Untuk mewujudkan visi dan melaksanakan misi digunkan paradigma baru dan strategi baru dalam manajemen pemerintah daerah. Paradigma baru adalah pemerintah daerah yang bersemangat entrepreneurial, bernuansa kompetitif, mengacu pada hasil dan kebutuhan pelanggan, bertindak mirip perusahaan yang antisipatif, yang didesentralisasikan dan berorientasi pasar. Strategi baru disebut 5C, yaitu strategi Core, Cosequences, Customer, Control, dan Culture. =856 ##$$a 3 =990 ##$$a 00000043920