<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000003686</controlfield>
    <controlfield tag="005">20230616110400</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-012000000003686</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">230616################g##########0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Panggil Aku Kartini Saja</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Pramoedya Ananta Toer</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Lentera Dipantara,</subfield>
      <subfield code="c">2007</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-; 304 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">23 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">979-97312-11-6</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">929.7</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Biografi ini mengajak mengingat Kartini, tapi bukan dari sudut pandang domestik rumah seperti dia adalah gadis pingit lalu dinikahkan secara paksa lalu melahirkan lalu mati. Coba singkirkan kenangan itu dan alihkan pikiran pada bagaimana cara Kartini melawan itu semua, melawan kesepian karena pingitan, melawan arus kekuasaan besar penjajaan dari dinding tebal kotak penjara Kabupaten yang menyekapnya bertahun-tahun.&#13;
Kartini tidak punya massa, apalagi uang. Uang tidak akrab dengan perempuan hamba seperti Kartini. Yang dipunyai Kartini adalah kepekaan dan keprihatinan dan ia tulislah segala-gala perasaanya yang tertekan itu.&#13;
Dan hasilnya luar biasa, selain melambungkan nama Kartini, suaranya bisa terdengar sampai jauh, bahkan sampai ke negeri asal dan akar segala kehancuran manusia Pribumi.&#13;
Pramoedya Ananta Toer merekam itu semua dengan tajam dan penuh pesona yang kemudian membedakannya dengan tafsir manapun atas sosok Kartini.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">929.7 PRA p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Cetakan III</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Biografi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">R.A Kartini</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="505" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Buku ini membahas tentang ancang-ancang kesejarahan, masa kecil, dunia pribumi yang dikenal kartini, dunia barat yang dikenal kartini, sedikit tentang kondisi kejiwaan kartini</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">900</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">5531</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">14173</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">5531</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">14173</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">13318</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
