<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000016287</controlfield>
    <controlfield tag="005">20200408104535</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0420000007</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">200408################g##########0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">979-3297-76-X</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">900</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">900 ELM a</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Elmustian Rahman</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Alam Melayu :</subfield>
      <subfield code="b">Sejumlah Gagasan Menjemput Keagungan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Pekanbaru :</subfield>
      <subfield code="b">Unri Press,</subfield>
      <subfield code="c">2003</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xii, 320 halaman ;</subfield>
      <subfield code="c">15 cm x 24 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Sejarah Kebudayaan Melayu</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Tien Marni</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Zulkarnain</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">KEBUDAYAAN Melayu merupakan salah satu pijar penopang kebudayaan nasional Indonesia khususnya dan kebudayaaan dunia umumnya, di samping aneka budaya lainnya. Masa lampau sebagian dari wilayah didunia -seperti Indonesia. Malaysia, Brunai Darussalam, Singapura, Thailand, Philipina, Madagaskar, Papua Newgunea, Fiji, Australia. Hawai, Vietnam- dihuni oleh bangsa-bangsa yang berasal dari daerah yang sama Kesamaan itu setidaknya ditemukan dari pelbagai perspektif antropologi, kelompok ras manusia, dan bahasa Melayu Polinesia, dasar-dasar kebudayaan, dan perkembangannya.&#13;
Kebudayaan Melayu juga mendapat pengaruh dari luar, tetapi tidaklah mengubah struktur dasar kebudayaan tersebut. Kelenturan Itu terlihat pada struktur dan keterbukaan sistem bahasa yang dalam prosesnya banyak menyerap kosakata dari berbagai bangsa Sehingga bahasa Melayu -khususnya Riau- tidak saja digolongkan sebagai bahasa lingua franca, tetapi juga digunakan oleh kaum cendikiawan Melayu.&#13;
Kebudayaan Melayu yang terbuka, akomodatif, dan adaptif dengan sistem nilai agama, Adat, dan tradisi yang dikandungnya, telah teruji kemampuannya dalam membangkitkan semangat penyertaan masyarakat pendukungnya dalam pembangunan bangsa Karena itu, nilai-nilai itu dirasa perlu untuk terus dipelihara serta ditumbuhkembangkan dan disosialisasikan guna memacu pertumbuhan masyarakat. terutama di bidang ekonomi dan sumber daya manusia.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">900</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
