<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000018228</controlfield>
    <controlfield tag="005">20210323111756</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0321000245</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">210323################g##########0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">979-002-582-3</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">636.9</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">636.9 WID b</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Widi Putro Utomo, R., dkk</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Burung Pleci :</subfield>
      <subfield code="b">Si Kacamata Primadona Burung Ocehan /</subfield>
      <subfield code="c">R. Widi Putro Utomo, dkk</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Penebar Swadaya,</subfield>
      <subfield code="c">2013</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">iv, 116 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">Ilustrasi ;</subfield>
      <subfield code="c">16 cm x 23 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Peternakan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Pleci alias kacamata telah mencuri perhatian para kicau mania. Betapa tidak, burung mungil yang dulunya hanya sebagai burung pelengkap, kini telah menjadi primadona baru burung kicauan. Bahkan, bisa menggeser kepopuleran beberapa jenis burung ocehan yang selama ini mendominasi arena kontes. Melambungnya si kacamata di arena kontes dengan serta merta membiaskan penggilanya dan perburuannya. Akan tetapi, walaupun si kacamata mudah didapat di pasaran serta perawatannya sepertinya cukup mudah dan cepat berkicau, nyatanya tidak semua penggemar yang memeliharanya bisa menjadikannya burung unggulan kontes.&#13;
Buku ini menuangkan cerita tentang si kacamata dan berbagai pengalaman pleci mania, baik dalam memilih bakalan, merawat, hingga membuatnya bisa dibanggakan ketika dijadikan burung kontes.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">600</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
