<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000021059</controlfield>
    <controlfield tag="005">20220902124041</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0922000011</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">220902###########################0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Rohman, M Arief</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Sejarah Ekonomi Modern Indonesia :</subfield>
      <subfield code="b">Berbagai Tantangan  Baru /</subfield>
      <subfield code="c">Editor: Lindblad, J Thomas, Penerjemah: Rohman, M Arief dan Bambang Purwanto</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Cet. 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pustaka LP3ES,</subfield>
      <subfield code="c">1998</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xviii; 438 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">23 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Bambang Purwanto</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">979-8391-73-X</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">330.959 8</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">330.959 8 ROH s</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Ekonomi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Meskipun kajian-kajian sejarah ekonomi Indonesia tergolong langka, namun dalam setiap penulisannya selain cenderung memperlihatkan pola-pola yang berulang, seperti eksploitasi negara terhadap sumber daya alam dan munculnya liberalisme di abad ke-19 dan terbitnya Politik Etis dalam abad ke-20, juga selalu dalam lingkup Jawa masa kolonial. Padahal sejarah ekonomi Indonesia tidak berarti hanya suatu sejarah ekonomi regional dari suatu pulau saja.&#13;
&#13;
Buku yang cakupan bahasannya seluruh masa kolonial akhir ini juga  tidak seimbang dalam membahas dan memperlakukan obyek-obyek bahasannya. Pulau-pulau diluar Pulau Jawa mendapat porsi bahasan sedikit dalam buku ini. Artinya bahwa kajian-kajian sejarah ekonomi Indonesia dengan obyek persoalan di luar Pulau Jawa masih diperlukan, mengingat bahwa kajian sejarah memungkinkan kita untuk memperoleh pemahaman yang lebih struktural dan historis tentang perekonomian yang umumnya hanya dipahami secara teknis semata.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="505" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Mteri ekonomi yang dibahas: pertanian, diluar pertanian, kebijakan ekonomi, mentalitas dan metode, di luar Jawa, dan epilog</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">300</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="500" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Indeks: 4 hlm</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
