<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000021064</controlfield>
    <controlfield tag="005">20220905093112</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0922000016</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">220905################g##########0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">978-602-238-410-6</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">616.07</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">616.07 EKA b</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Eka Roina Megawati</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Buku Ajar Patofisiologi :</subfield>
      <subfield code="b">Mekanisme Terjadinya Penyakit /</subfield>
      <subfield code="c">Editor: Eka Roina Megawati</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Tangerang Selatan :</subfield>
      <subfield code="b">Binarupa Aksara,</subfield>
      <subfield code="c">2013</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">560 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">25 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Patofisiologi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Penyakit</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Tujuan sejati dari pendidikan dalam ilmu kesehatan bukanlah sekadar mengingat daftar fakta tentang penyakit, tetapi juga untuk benar-benar memahami seluruh mekanisme proses penyakit. Dengan pengetahuan seperti itu, ketika seorang ahli kesehatan dihadapkan pada situasi baru, dia dapat merasionalisasi gejala dan tanda-tanda yang diberikan dan memberikan diagnosis yang benar. Oleh karena itu, dalam beberapa tahun terakhir, semakin disadari bahwa pemahaman patofisiologi penyakit merupakan dasar yang sangat penting dalam praktik klinis. Dengan pemahaman tentang patofisiologis, seseorang dapat mengubah gejala, temuan fisik, dan diagnostik menjadi model yang koheren dari sebuah penyakit. Diagnosis dan perawatan penyakit demikian menjadi logis dan rasional bukan empiris.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="505" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Materi pada buku ini terdiri dari 9 bagian pembahasan, yaitu: darah, traktus gastrointestinal, sistem kardiovaskular, sistem respiratorik, sistem saraf, endokrin, ginjal, homeostasis asam basa, dan homeostsis air dan elektrolit.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="500" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">untuk mahasiswa kedokteran gigi, farmasi, kebidanan dan keperawatan.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">600</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
