Detail Katalog

ID: 64516
Cover Negara Hukum dan Negara Demokrasi / Editor : Ujang Badru Jaman

Negara Hukum dan Negara Demokrasi / Editor : Ujang Badru Jaman

Edisi: Cet. 1
Pengarang
Reivo Ibanes;
Penerbit
Arunika Aksa Karya
Tempat Terbit
Jawa Barat
Tahun Terbit
2026
Bahasa
ind
Subjek
Sistem pemerintahan dan sistem negara
Detail Teknis
Deskripsi Fisik
vii, 168 hlm. 15,5 x 23 cm
ISBN
978-634-97224-3-8
Nomor Panggil
321 REI n
Control Number
INLIS000000000024550
BIB ID
0010-1126000002
Catatan
Buku Negara Hukum & Negara Demokrasi mengkaji secara mendalam hubungan erat antara konsep negara hukum dan negara demokrasi sebagai dua pilar utama dalam penyelenggaraan pemerintahan modern. Penulis menjelaskan bahwa negara hukum menempatkan hukum sebagai kekuasaan tertinggi, di mana segala tindakan pemerintah dan warga negara harus tunduk pada aturan hukum yang adil, jelas dan mengikat. Di sisi lain, negara demokrasi menekankan kedaulatan rakyat sebagai sumber legitimasi kekuasaan, yang diwujudkan melalui partisipasi masyarakat dalam proses politik.
Dalam buku ini, dijelaskan bahwa negara hukum tidak hanya menuntut adanya peraturan perundang-undangan, tetapu juga menjamin perlindungan hak asasi manusia, peradilan yang independen, serta pembatasan kekuasaan agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang. Sementara itu, demokrasi memberikan ruang bagi masyarakat untuk menentukan arah kebijakan negara melalui pemilu, kebebasan berpendapat, dan sistem perwakilan.
Penulis juga menyoroti bahwa hubungan antara negara hukum dan demokrasi bersifat saling melengkapi. Tanpa hukum, demokrasi berpotensi menjadi anarki, sedangkan tanpa demokrasi, negara hukum dapat berubah menjadi otoritarianisme yang kaku. Keseimbangan antara keduanya menjadi kunci terciptanya pemerintahan yang adil, transparan, dan bertanggungjawab.
Selain membahas teori, buku ini juga meninjau praktik penerapan negara hukum dan demokrasi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Dibahas pula tantangan-tantangan yang dihadapi, seperti koerupsi, lemahnya penegakan hukum, serta rendahnya partisipasi politik masyarakat. Penulis mengajak pembaca untuk memahami pentingnya kesadaran hukum dan budaya demokrasi sebagai fondasi dalam membangun negara yang berkeadilan.
Secara keseluruhan, buku ini memberikan wawasan komprehensif tentang bagaimana negara hukum dan demokrasi seharusnya berjalan beriringan untuk menciptakan sistem pemerintahan yang menjunjung tinggi keadilan, kebebasan, dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00000051188 321 EDI n Dapat dipinjam Ruang Baca Umum Perpustakaan Kota Tersedia
Format MARC21 - Total 16 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 # # $a INLIS000000000024550 0
005 # # $a 20261103100407 0
008 # # $a 261103################g##########0#ind## 0
020 # # $a 978-634-97224-3-8 0
035 # # $a 0010-1126000002 0
082 # # $a 321 0
084 # # $a 321 REI n 0
100 _ # $a Reivo Ibanes 0
245 # # $a Negara Hukum dan Negara Demokrasi $b $c Editor : Ujang Badru Jaman 0
260 # # $a Jawa Barat $b Arunika Aksa Karya $c 2026 0
300 # # $a vii, 168 hlm. $b $c 15,5 x 23 cm $e 0
520 _ # $a Buku Negara Hukum & Negara Demokrasi mengkaji secara mendalam hubungan erat antara konsep negara hukum dan negara demokrasi sebagai dua pilar utama dalam penyelenggaraan pemerintahan modern. Penulis menjelaskan bahwa negara hukum menempatkan hukum sebagai kekuasaan tertinggi, di mana segala tindakan pemerintah dan warga negara harus tunduk pada aturan hukum yang adil, jelas dan mengikat. Di sisi lain, negara demokrasi menekankan kedaulatan rakyat sebagai sumber legitimasi kekuasaan, yang diwujudkan melalui partisipasi masyarakat dalam proses politik. Dalam buku ini, dijelaskan bahwa negara hukum tidak hanya menuntut adanya peraturan perundang-undangan, tetapu juga menjamin perlindungan hak asasi manusia, peradilan yang independen, serta pembatasan kekuasaan agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang. Sementara itu, demokrasi memberikan ruang bagi masyarakat untuk menentukan arah kebijakan negara melalui pemilu, kebebasan berpendapat, dan sistem perwakilan. Penulis juga menyoroti bahwa hubungan antara negara hukum dan demokrasi bersifat saling melengkapi. Tanpa hukum, demokrasi berpotensi menjadi anarki, sedangkan tanpa demokrasi, negara hukum dapat berubah menjadi otoritarianisme yang kaku. Keseimbangan antara keduanya menjadi kunci terciptanya pemerintahan yang adil, transparan, dan bertanggungjawab. Selain membahas teori, buku ini juga meninjau praktik penerapan negara hukum dan demokrasi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Dibahas pula tantangan-tantangan yang dihadapi, seperti koerupsi, lemahnya penegakan hukum, serta rendahnya partisipasi politik masyarakat. Penulis mengajak pembaca untuk memahami pentingnya kesadaran hukum dan budaya demokrasi sebagai fondasi dalam membangun negara yang berkeadilan. Secara keseluruhan, buku ini memberikan wawasan komprehensif tentang bagaimana negara hukum dan demokrasi seharusnya berjalan beriringan untuk menciptakan sistem pemerintahan yang menjunjung tinggi keadilan, kebebasan, dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat. 0
650 _ # $a Sistem pemerintahan dan sistem negara 0
700 _ # $a 0
856 # # $a 0
csr # # $a 966a27d77f7d2fb576d4253f720505f4 0
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog
Ditambahkan:
03 Nov 2026
Export